PERMENDIKBUD NOMOR 14 TAHUN 2020 TENTANG PENGADAAN BARANG/JASA OLEH SATUAN PENDIDIKAN

 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020

Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan, didasarkan pertimbangan bahwa: a) bahwa satuan pendidikan sebagai entitas layanan pendidikan dalam melakukan pengelolaan dana dan belanja barang/jasa untuk mencapai tujuan pendidikan harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan dapat terkelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel; b) bahwa agar pelaksanaan pengadaan barang/jasa oleh satuan pendidikan dapat dilakukan sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan dan tidak memberikan beban administrasi diperlukan sistem pelaksanaan pengadaan barang/jasa yang sederhana dan akuntabel; c) bahwa untuk mempertanggungjawabkan pengadaan barang/jasa yang bersumber dari dana pendidikan yang dikelola oleh satuan pendidikan sesuai dengan ketentuan Pasal 79 ayat (2) dan ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, perlu mengatur pedoman pengadaan barang/jasa oleh satuan pendidikan; d) bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa oleh Satuan Pendidikan.

Berdasarkan Pasal 2 Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 ,ditegaskan bahwa Pedoman (Juknis) Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) oleh Satuan Pendidikan merupakan acuan bagi Satuan Pendidikan dalam:

a. Melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) oleh Satuan Pendidikan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel;

b. Memperoleh barang/jasa yang sempurna berdasarkan setiap dana yg dibelanjakan oleh Satuan Pendidikan diukur menurut aspek kualitas, kuantitas, ketika, & lokasi.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 ,PBJ Satuan Pendidikan dilakukan melalui tahap:

a. Persiapan pengadaan;

Persiapan pengadaan adalah aktivitas untuk menetapkan dokumen perencanaan PBJ Satuan Pendidikan. Dokumen perencanaan PBJ Satuan Pendidikan paling sedikit berisi:

1) jumlah barang/jasa;

dua) spesifikasi/ruang lingkup barang/jasa;

tiga) waktu & lokasi serah terima;

4) alokasi aturan; &

lima) persyaratan penyedia.

Persiapan pengadaan dapat dikecualikan terhadap pengadaan barang/jasa yang bernilai paling banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah). Persiapan dokumen perencanaan PBJ Satuan Pendidikan dilakukan sang Pelaksana dari:

1) kebutuhan barang/jasa Satuan Pendidikan; dan

dua) planning aktivitas & anggaran Satuan Pendidikan.

B. Penetapan Penyedia;

Penetapan Penyedia mencakup:

a. Pemilihan & penetapan calon Penyedia; dan

b. Pembuatan kesepakatan pengadaan.

Penetapan Penyedia dilakukan oleh Pelaksana menurut dokumen perencanaan PBJ Satuan Pendidikan. Penetapan Penyedia dilakukan melalui SIPLah. SIPLah dikelola & dikembangkan sang Kementerian.

Penetapan Penyedia bisa dilakukan secara luring jika:

1) terdapat gangguan teknis penyelenggaraan SIPLah; dan/atau

dua) Satuan Pendidikan nir mempunyai koneksi internet buat mengakses SIPLah.

Penetapan Penyedia secara luring dilakukan secara terbuka & transparan. Pemilihan dan penetapan calon Penyedia dilakukan berdasarkan perbandingan harga dan kualitas barang/jasa. Calon Penyedia dapat menawarkan harga yang tidak selaras untuk pembelian barang dengan jumlah satuan (eceran) atau borongan (grosir). Perbandingan harga & kualitas barang/jasa dilakukan:

1) paling sedikit dari dua (2) calon Penyedia buat pengadaan barang/jasa yg bernilai di atas Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) hingga dengan Rp200.000.000,00 (2 ratus juta rupiah); dan

dua) paling sedikit dari tiga (tiga) calon Penyedia buat pengadaan barang jasa bernilai di atas Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Untuk pengadaan barang/jasa yg bernilai hingga menggunakan Rp50.000.000,00 (5 puluh juta rupiah) nir harus dilakukan perbandingan harga & kualitas barang/jasa.

Dalam hal aplikasi PBJ Satuan Pendidikan tidak dapat memenuhi jumlah paling sedikit calon Penyedia menggunakan alasan keterbatasan calon Penyedia, perbandingan harga dan kualitas barang/jasa dapat dilakukan menggunakan jumlah calon Penyedia yg tersedia. Dalam hal tidak terdapat perbandingan harga, Pelaksana harus melakukan negosiasi pengadaan barang/jasa menggunakan calon Penyedia.

Pembuatan konvensi pengadaan dilakukan menurut kesepakatan Pelaksana dan Penyedia yg dibuktikan dengan perjanjian. Perjanjian berbentuk:

1) surat pemesanan dalam SIPLah; &/atau

2) bukti konvensi pada luring.

C. Pelaksanaan Kesepakatan pengadaan

Pelaksanaan Kesepakatan Pengadaan

Pelaksanaan konvensi pengadaan mencakup:

1) pengiriman barang/jasa;

dua) pemeriksaan barang/jasa;

3) penerimaan barang/jasa; dan

4) pembayaran.

Pengiriman barang/jasa dilakukan sang Penyedia. Pemeriksaan barang/jasa dilakukan oleh Pelaksana. Dalam hal hasil pemeriksaan barang/jasa tidak sinkron menggunakan konvensi, Penyedia harus melakukan penyesuaian barang/jasa dalam jangka waktu yg disepakati. Penerimaan barang/jasa dilakukan jika output pemeriksaan barang/jasa sinkron dengan konvensi. Pelaksana melakukan pembayaran selesainya informasi acara serah terima disetujui. Biaya yg timbul akibat dari ketidaksesuaian barang/jasa merupakan tanggung jawab Penyedia.

Selengkapnya Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 pdf Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan, melalui link di bawah ini.

Link download Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 pdf(disini)

Demikian informasi tentang Permendikbud No 14 Tahun 2020 pdf Tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa Oleh Satuan Pendidikan. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.