KEMENDIKBUD BUKA PENDAFTARAN RELAWAN PENGGERAK DAN ORGANISASI (ORMAS) PENGGERAK

 PENDAFTARAN RELAWAN PENGGERAK DAN ORGANISASI (ORMAS) PENGGERAK PENDIDIKAN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Program Organisasi Penggerak dan Komunitas Relawan Penggerak. Melalui acara ini, Kemendikbud mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (Ormas) bidang pendidikan dan Komunitas Relawan Penggerak buat berkecimpung beserta secara konkret memajukan pendidikan pada Indonesia.

Anda punya kompetensi sebagai relawan penggerak pendidikan. Ayo segera daftar sebagaiRelawan Penggerak yang tergabung dalam Komunitas Relawan Penggerak Pendidikan. Relawan yang terpilih kemudian akan dihubungi Kemendikbud atau organisasi yang berpartisipasi dalam program Organisasi Penggerak untuk meminta dukungan implementasi program.

Adapun beberapa pilihan peran yang bisa diambil Relawan Penggerakpendidikan yang tergabung dalam Komunitas Relawan Penggerak,adalah sebagai Konsultan ahli; Narasumber; Pelatihan; Fasilitator; Tutor; Ahli informasi dan teknologi; Fotografer; Videografer; Reporter; Penulis konten; Manajemen proyek; Peneliti, dan Penjamin mutu.

 Cara Pendaftaran Relawan Penggerak

Bagaimana cara mendaftar sebagai Relawan Penggerak? Jika Anda berminat menjadi Relawan Penggerak silahkan akses laman https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id/registrasi-relawan-penggerak

====================

Program Organisasi Penggerak dan Cara Pendaftaran Organisasi Penggerak

Apa itu Program Organisasi Penggerak dan bagaimanaCara Pendaftaran Organisasi Penggerak? Program Organisasi Penggerak diharapkan membantu menginisiasi Sekolah Penggerak yang idealnya memiliki empat komponen. Pertama, Kepala Sekolah memahami proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan kemampuan guru dalam mengajar. Kedua, Guru berpihak kepada anak dan mengajar sesuai tahap perkembangan siswa. Ketiga, Siswa menjadi senang belajar, berakhlak mulia, kritis, kreatif, dan kolaboratif (gotong royong). Keempat, terwujudnya Komunitas Penggerak yang terdiri dari orang tua, tokoh, serta organisasi kemasyarakatan yang diharapkan dapat menyokong sekolah meningkatkan kualitas belajar siswa.

Program Organisasi Penggerak melibatkan sejumlah organisasi kemasyarakatan & relawan pendidikan dengan rekam jejak baik dalam implementasi program training guru dan ketua sekolah. Berbagai model training yang terbukti efektif menaikkan kualitas proses dan hasil belajar murid diharapkan turut mendorong kualitas pengajar dan kepala sekolah.

Organisasi yg terpilih akan menyelenggarakan program rintisan peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah pada bidang literasi & numerasi selama dua tahun ajaran, yaitu tahun 2020 sampai 2022 pada jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (Sekolah Dasar), dan sekolah menengah pertama (SMP). Pada periode ini, program Organisasi Penggerak akan menaikkan kompetensi 50.000 pengajar, kepala sekolah dan tenaga kependidikan di lima.000 PAUD, SD & Sekolah Menengah pertama. Serta jua menyasar satuan pendidikan dalam jenis pendidikan khusus/luar biasa.

 Cara Pendaftaran Organisasi (ORMAS) Penggerak

Terdapat 3 tipe program, yakni Gajah, Macan, & Kijang yg didasarkan kapasitas Organisasi Penggerak. Kategori Gajah mendapatkan dukungan dana aporisma Rp 20 miliar/tahun/program menggunakan sasaran lebih berdasarkan 100 PAUD/Sekolah Dasar/SMP. Kategori ini dihasilkan menggunakan memperlihatkan rekam jejak kuat, yaitu memiliki bukti empiris pengaruh program terhadap output belajar anak didik; mempunyai bukti realitas pengaruh program terhadap peningkatan motivasi, pengetahuan & praktek mengajar guru serta ketua sekolah; dan berpengalaman merancang & implementasi program dengan baik. Kategori Macan memperoleh dukungan dana aporisma Rp lima miliar/tahun/acara menggunakan target 21 hingga 100 PAUD/Sekolah Dasar/SMP. Organisasi Pengerak pada kategori ini harus menerangkan rekam jejak bukti empiris dampak program terhadap peningkatan motivasi, pengetahuan & praktik mengajar guru dan kepala sekolah; dan berpengalaman merancang dan implementasi acara dengan baik. Adapun kategori Kijang menerima dukungan dana aporisma Rp 1 miliar/tahun/acara dengan target 5 hingga 20 PAUD/Sekolah Dasar/SMP. Dalam kategori ini, Organisasi Penggerak wajib sanggup menunjukkan rekam jejak sudah berpengalaman merancang dan implementasi program menggunakan baik.

Penyaluran dana kepada penerima donasi dilakukan pada 2 termin. Penyaluran Tahap I sebanyak 60% dilakukan sehabis penandatanganan: Perjanjian Kerja Sama, kuitansi, pernyataan kesanggupan melaksanakan pekerjaan, pernyataan kesanggupan menggunakan bantuan pemerintah dan menyetorkan residu dana, & Rancangan Anggaran (RAB). Adapun Tahap II sebesar 40% sehabis penerima donasi menyampaikan: kuitansi bukti penerimaan bantuan Tahap I yg sudah ditandatangani penerima bantuan, laporan kemajuan penyelesaian pekerjaan yang ditandatangani penerima bantuan, dan laporan penggunaan dana Tahap I paling sedikit 80%, serta Berita Acara Serah Terima (BAST).

Dalam rangka pengendalian acara dan anggaran, Kemendikbud akan melakukan pemantauan & penilaian buat mengetahui kesesuaian penyaluran donasi dengan petunjuk teknis. Hasil pemantauan dan penilaian sebagai bahan pengambilan keputusan & penyempurnaan acara ke depan. Seluruh kategori akan dinilai Kemendikbud bersama tim independen memakai Asesmen Kompetensi Minimum. Proses ini bertujuan mengukur perkembangan literasi & numerasi (Sekolah Dasar/Sekolah Menengah pertama) & instrumen pengukuran kualitas pembelajaran serta pertumbuhan/perkembangan anak (PAUD).

Adapun Persyaratan Organisasi Kemasyarakatan yg bisa mengikuti Program Organisasi Penggerak terdiri atas Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus.

Persyaratan Umum diantaranya:

·          memiliki akta pendirian dan telah disahkan oleh notaris;

·          memiliki kantor/sekretariat;

·          memiliki surat keputusan pengesahan sebagai Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia;

·          memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;

·          memiliki sumber daya pendukung untuk melaksanakan program sebagaimana diajukan dalam proposal yang ditunjukkan dalam profil lembaga;

·          memiliki struktur Organisasi Kemasyarakatan atau perkumpulan;

·          memiliki nomor pokok wajib pajak atas nama Organisasi Kemasyarakatan atau anggota dari salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam akta notaris; dan

·          memiliki nomor rekening bank pemerintah atas nama Organisasi Kemasyarakatan penerima Bantuan.

Persyaratan Khusus yg dipakai saat pengajuan proposal diantaranya:

·          memiliki pengalaman dan/atau bukti keberhasilan program di bidang pendidikan di satuan pendidikan

·          mengajukan proposal dalam kurun waktu yang ditetapkan.

Jadwal Registrasi & Seleksi

Organisasi Kemasyarakatan bidang Pendidikan akan menciptakan proposal sinkron liputan di halaman Kemendikbud yg akan diseleksi dan diverifikasi Tim Pakar Independen. Pengumuman dan pendaftaran dilakukan mulai dua Maret 2020. Calon Organisasi Penggerak dapat mendaftarkan diri menggunakan terlebih dahulu melengkapi proposal yg dapat diunduh di halaman https://sekolah.Penggerak.Kemdikbud.Go.Id/wp-content/uploads/2020/03/Program-Organisasi-Penggerak-Proposal-Versi-1.0.Pdf atau dihttps://sekolah.Penggerak.Kemdikbud.Go.Id

Pada lepas 10 Maret 2020 akan dilaksanakan lembaga rendezvous yg melibatkan organisasi kemasyarakatan bidang pendidikan, Dinas Pendidikan pada semua Provinsi/Kabupaten/Kota. Organisasi Penggerak dapat saling mengenal dan menjajaki kemungkinan kerja sama menggunakan Dinas Pendidikan yg mengelola sekolah-sekolah.

Selanjutnya, pada 16 Maret – 16 Mei 2020 akan dilakukan identifikasi kelayakan, evaluasi teknis, dan evaluasi keuangan. Kemudian memasuki termin pembuktian dalam lepas 16 Mei – 30 Juni 2020. Tahap implementasi diharapkan dapat dilakukan mulai Juni 2020 – Mei tahun 2022

Info lebih lanjut silahkan kunjungi page https://sekolah.Penggerak.Kemdikbud.Go.Id/

Demikian informasi tentang Pendaftaran Relawan Penggerak Dan Relawan Penggerak .Semoga bermanfaat, terima kasih.