HOAX TERKAIT MIMBAR AGAMA DAN PROGRAM BELAJAR DARI RUMAH (BDR) DI TVRI

 Siaran Pers TVRI: Hoax Terkait Mimbar Agama dan Program Belajar Dari Rumah (BDR) di TVRI

Berdasarkan rilis siaran pers dari laman resmi tvri.go.id, telah telah beredar Hoax Terkait Mimbar Agama d a n Program Belajar Dari Rumah (BDR) d i TVRI .Berikut penjelasan resmi Plt. Direktur Utama LPP TVRI, Supriyono.

Dalam siaran pers tadi LPP TVRI menyayangkan adanya pemberitaan sepihak terkait acara Belajar berdasarkan Rumah (BDR) yang dianggap diselingi menggunakan acara mimbar kepercayaan sebagai akibatnya mengakibatkan keresahan di warga , demikian pernyataan Usrin Usman, Plh. Direktur Program & Berita LPP TVRI.

Program BDR & acara mimbar kepercayaan Katolik atau mimbar agama lain merupakan program yg terpisah, berdiri sendiri sendiri & telah bersiklus di dalam pola acara TVRI.

Sama misalnya halnya program Belajar berdasarkan Rumah, acara mimbar kepercayaan merupakan bagian menurut tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir upaya dakwah seluruh agama yg diakui pada Indonesia. Semua agama yang diakui negara mendapat porsi siaran di TVRI secara bergantian setiap harinya.

Agama Islam disiarkan setiap hari pukul 04.30-06.00 WIB melalui tayangan Serambi Islami, sementara Agama Katolik, Protestan, Budha, Hindu dan Konghucu, disiarkan dalam program mimbar agama setiap harinya dalam pukul 09.00-10.00 WIB.

Mimbar Agama adalah program regular TVRI yg ditayangkan sejak dahulu yg ketika penayangannya disusun dari sejumlah pertimbangan & telah diketahui oleh penganut kepercayaan masing masing. Program ini menjadi bentuk upaya mendukung & menghargai keragaman beragama di Indonesia.

Sehubungan menggunakan adanya acara "Belajar berdasarkan Rumahdanquot; yg adalah kerjasama TVRI dengan Kementerian Pendidikan & Kebudayaan, sebagai upaya mendukung acara pemerintah pada penanggulangan covid 19, pada awalnya nir dilakukan perubahan terhadap jadwal jam tayang mimbar kepercayaan karena pertimbangan pemirsa penganut agama yg sudah menunggu program tersebut.

Namun demikian, sebagai respon atas aneka macam masukan, perhatian dan dukungan yang begitu akbar pada tayangan program BDR, maka TVRI memindahkan jam tayang acara mimbar agama supaya program BDR bisa ditayangkan secara berurutan tanpa jeda acara lain dan supaya jam belajar sebagai lebih efektif. Hal ini sekaligus buat memaksimalkan peran dan kontribusi TVRI di masa penanggulangan penyebaran Covid 19.

Adapun acara mimbar kepercayaan akan ditayangkan pada pukul 17:00 WIB setiap harinya. Selanjutnya, jika dilakukan perubahan waktu penayangan akan diinformasikan oleh TVRI melalui newstickers atau kenaikan pangkat program.

TVRI sangat terbuka terhadap kritik & saran berdasarkan berbagai pihak & meminta dukungan rakyat luas agar bisa terus memaksimalkan kiprahnya pada menayangkan acara yg berkualitas & berguna bagi warga Indonesia, demikian dari Usrin Usman selaku Plh. Direktur Program & Berita LPP TVRI.

VIDEO DUA ANAK BERBUSANA MUSLIM TIDAK PERNAH TAYANG DI PROGRAM MIMBAR AGAMA KATOLIK TVRI

LPP TVRI juga membantah pemberitaan pada media sosial terkait tayangan video dua anak berbusana muslim yang dianggap disiarkan pada acara mimbar kepercayaan Katolik pada TVRI. Tim Pemeriksa TVRI telah melakukan pengecekan ulang & nir menemukan video dimaksud pada tayangan mimbar agama Katolik di TVRI lepas 13 April 2020.

Hal ini pula sudah dikonfirmasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Menurut laporan tim pemantau KPI, tegas dinyatakan bahwa video tersebut nir tayang di TVRI. Sehingga dari KPI, sudah clear bahwa fakta tadi adalah Hoax atau nir benar.

Demikian penjelasan ini disampaikan, agar tidak menciptakan keliru pengertian di rakyat luas. (Sumber http://tvri.Go.Id/newsdtl/Hoax-Terkait-Mimbar-Agama-&-Program-Belajar-menurut-Rumah-pada-TVRI/418)