DAFTAR GAJI POKOK PNS TAHUN 2020 BERDASARKAN PANGKAT, GOLONGAN DAN MASA KERJA

Seperti apa Daftar Gaji Pokok ASN/PNS Tahun 2020 berdasarkan Pangkat/Golongan dan Masa Kerja ? Berapa Gaji Pokok PNS Tahun 2020 ? Apa itu Gaji pokok PNS ? Gaji pokok PNS adalah imbalan dasar dari pekerjaan sebagai PNS yang besarnya ditentukan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Gaji pokok PNS bisa juga disebut sebagai komponen dasar penghasilan PNS yang digunakan sebagai patokan untuk menghitung komponen penghasilan lainnya, seperti tunjangan keluarga, tunjangan perumahan, dan insentif. Jadi Gaji Pokok PNS adalah gaji yang belum ditambah dengan tunjangan lain.

Peraturan tentang Daftar Gaji Pokok PNS yg waktu berlaku waktu ini merupakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah diubah beberapa kali. Perubahan yg terakhir adalah dengan terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 mengenai Perubahan Kedelapanbelas atas PP Nomor 7 Tahun 1977 Tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Daftar Gaji Pokok PNS Tahun 2020, Naikkah ? Sebagaimana dirilis dalam berbagai media Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut tidak ada kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2020. Hal tersebut karena pada 2019, seluruh ASN termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri sudah menerima kenaikan gaji pokok sebesar 5 persen. Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan, anggaran gaji ASN tahun depan sama seperti seperti tahun ini yaitu sebesar Rp 368,6 triliun. Ini berarti tidak ada kenaikan gaji pokok PNS t ahun 2020, meski demikian akan ada penyesuaian kenaikan gaji untuk ASN yang mengalami kenaikan jabatan.

Sekalipun Gaji Pokok ASN/ PNS Tahun 2020 tidak mengalami kenaikan, ternyata anggaran gaji PNS tahun 2020 hampir sama menggunakan tahun yang kemudian. Ini berarti dalam tahun 2020, PNS menetapkan akan mendapat gaji ketiga belas & tunjangan hari raya atau yg dikenal di kalangan PNS dengan kata gaji keempatbelas.

Gaji Pokok PNS / ASN Tahun 2020 berdasarkan masa kerja, pangkat  dan golongan masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019, karena belum ada kenaikan gaji pokok yang baru dan tahun 2019 adalah kenaikan gaji pokok yang terakhir.  Berdasarkan PP Nomor 15 Tahun 2019  besaran gaji pokok PNS berjenjang sesuai golongan dan lama masa kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG). Berikut gaji pokok PNS untuk golongan I hingga IV. Perhitungan gaji pokok dari yang paling terendah hingga tertinggi disesuaikan berdasarkan masa kerja atau MKG mulai dari kurang dari 1 tahun hingga 27 tahun.

GAJI POKOK PNS/ASN TAHUN 2020 GOLONGAN I (LULUSAN SD DAN SMP)

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan Ia: Rp 1.560.800 – Rp 2.335.800

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan Ib: Rp 1.704.500 – Rp dua.472.900

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan Ic: Rp 1.776.600 – Rp dua.577.500

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan Id: Rp 1.851.800 – Rp dua.686.500

GAJI POKOK PNS/ASN TAHUN 2020 GOLONGAN II (LULUSAN Sekolah Menengah pertama HINGGA LULUSAN D-III)

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIa: Rp 2.022.200 – Rp 3.373.600

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIb: Rp 2.208.400 – Rp tiga.516.300

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIc: Rp dua.301.800 – Rp tiga.665.000

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IId: Rp 2.399.200 – Rp tiga.820.000

GAJI POKOK PNS/ASN TAHUN 2020 GOLONGAN III (LULUSAN S1 HINGGA S3)

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIIa: Rp 2.579.400 – Rp 4.236.400

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIIb: Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIIc: Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IIId: Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

GAJI POKOK PNS/ASN TAHUN 2020 GOLONGAN IV

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IVa: Rp 3.044.300 – Rp lima.000.000

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IVb: Rp 3.173.100 – Rp lima.211.500

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IVc: Rp tiga.307.300 – Rp 5.431.900

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IVd: Rp tiga.447.200 – Rp 5.661.700

Gaji Pokok PNS/ASN Tahun 2020 Golongan IVe: Rp 3.593.100 – Rp lima.901.200

Dari daftar gaji pokok PNS tahun 2020 tidak jauh berbeda dengan pegawai swasta. Namun pada beberapa instansi memang terdapat gaji pegawai swasta terkadang jauh lebih tinggi ketimbang gaji yang diterima PNS atau abdi negara.

Selain menerima gaji pokok, PNS jua menerima sejumlah tunjangan. Setiap PNS memiliki tunjangan yang berbeda-beda, ini tergantung menurut masa kerja, instansi, dan jabatan yang diembannya baik pelaksana maupun fungsional. Tunjangan yang sanggup didapat PNS antara lain tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan kemahalan, tunjangan perwakilan, tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, & sebagainya. Selain itu yg perlu diketahui, ketika masih berstatus CPNS, honor Pokok PNS/ ASN merupakan 80 % berdasarkan daftar gaji utama yang ditentukan atau belum sepenuhnya mendapat gaji.

Berikut ini Daftar Gaji Pokok ASN/PNS Tahun 2020 buat pangkat/golongan I (satu) dengan masa kerja golongan (MKG) eksklusif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

 Daftar Gaji Pokok ASN PNS Tahun 2020 Golongan I (Satu)

Berikut ini Daftar Gaji Pokok ASN/PNS Tahun 2020 buat golongan II (dua) menggunakan masa kerja golongan (MKG) eksklusif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

 Daftar Gaji Pokok ASN PNS Tahun 2020 Golongan II (Dua)

Berikut ini Daftar Gaji Pokok ASN/PNS Tahun 2020 buat golongan III (tiga) menggunakan masa kerja golongan (MKG) tertentu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

 Daftar Gaji Pokok ASN PNS Tahun 2020 Golongan III (Tiga)

Berikut ini Daftar Gaji Pokok ASN/PNS Tahun 2020 buat golongan IV (empat) dengan masa kerja golongan (MKG) eksklusif sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019.

 Daftar Gaji Pokok ASN PNS Tahun 2020 Golongan IV (Empat)

Link download Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 (disini)

Sekalipun Daftar Gaji Pokok ASN/ PNS Tahun 2020tidak mengalami kenaikan, PNS yang mendapatkan kenaikan gaji berkala mendapatkan gaji pokok baru. Kepada Pegawai Negeri Sipil diberikan kenaikan gaji berkala apabila dipenuhi syarat-syarat :

a. Telah mencapai masa kerja golongan yg ditentukan untuk kenaikan honor berkala;

b. Penilaian aplikasi pekerjaan menggunakan nilai homogen-rata sekurang-kurangnya ?Relatif?.

Pemberian kenaikan honor berkala dilakukan dengan surat pemberitahuan oleh Kepala Kantor/satuan organisasi yang bersangkutan atas nama pejabat yg berwenang. Pemberitahuan kenaikan gaji berkala semestinya diterbitkan dua (2) bulan sebelum kenaikan gaji berkala itu berlaku. Apabila Pegawai Negeri Sipil yg bersangkutan belum memenuhi kondisi menerima kenaikan honor terpola, KGB (Kenaikan Gaji Berkalanya) ditunda paling usang buat saat 1 (satu) tahun. Apabila setelah ketika penundaan, Pegawai Negeri Sipil yg bersangkutan belum juga memenuhi syarat maka kenaikan honor berkalanya ditunda lagi tiap-tiap kali paling usang buat 1 (satu) tahun. Jika nir ada alasan ladi buat penundaan, maka kenaikan honor terjadwal tersebut diberikan mulai bulan berikutnya berdasarkan masa penundaan itu. Penundaan kenaikan honor bersiklus dilakukan menggunakan surat keputusan pejabat yang berwenang. Masa penundaan kenaikan gaji terjadwal dihitung penuh untuk kenaikan honor terencana berikutnya.

Selain ini dari anggaran pada Pegawai Negeri Sipil yang berdasarkan daftar penilaian aplikasi pekerjaan memberitahuakn nilai ?Amat baik?, sebagai akibatnya beliau patut dijadikan teladan, dapat diberikan kenaikan gaji istimewa menjadi penghargaan dengan memajukan ketika kenaikan gaji terencana yg akan tiba & waktu-waktu kenaikan gaji bersiklus selanjutnya pada pangkat yg dijabatnya dalam saat pemberian kenaikan gaji istimewa itu. Pemberian kenaikan honor istimewa dilakukan oleh Menteri/Pimpinan Lembaga yang bersangkutan.

Perlu diingan selain mendapatkan gaji utama, Pegawai Negeri Sipil juga diberikan tunjangan famili, tunjangan jabatan, tunjangan pangan & tunjangan-tunjangan lain sinkron peraturan perundang-undangan yg berlaku. Kepada Pegawai Negeri Sipil yang beristri/bersuami diberikan tunjangan isteri/suami sebesar 5% (lima %) berdasarkan gaji utama, dengan ketentuan bila suami isteri kedua-duanya berkedudukan menjadi Pegawai Negeri Sipil, maka tunjangan ini hanya diberikan kepada yang memiliki honor utama lebih tinggi. Kepada Pegawai Negeri Sipil yg memiliki anak atau anak angkat yang berumur kurang berdasarkan 18 (delapan belas) tahun, belum kawin, tidak mempunyai penghasilan sendiri, & sebagai tanggungannya, diberikan tunjangan anak sebanyak dua% (2 %) menurut honor pokok buat tiap-tiap anak. Tunjangan anak diberikan sebanyak-banyaknya untuk tiga (tiga) orang anak termasuk 1 (satu) orang anak angkat.